Beranda Pemerintahan Pasca Divaksin Covid-19, Ini Yang Dirasakan Wali Kota Kediri

Pasca Divaksin Covid-19, Ini Yang Dirasakan Wali Kota Kediri

BERBAGI
Forpimda Kota Kediri serta Tokoh Agama mendapat sertifikat dan kartu vaksin sebagai bukti jika telah mengikuti vaksin Covid-19. (foto : linda kusuma)

AGTVnews.com – Pasca menerima vaksin Sinovac, wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar membagikan pengalamannya. Dihadapan awak media, orang nomor satu di Kota Kediri ini mengaku tidak merasakan efek apapun.

Setelah 30 menit lebih menunggu pasca mendapat vaksin, Mas Abu sapaan akrab wali kota tidak merasakan kaku otot maupun kram di tempat injeksi.

“Alhamdulillah, saya tidak merasakan efek apapun. Tangan saya juga seperti biasa saja. Mungkin karena jarum injeksi yang dipakai kecil, jadi tidak sakit,” ucapnya.

Dikatakannya, sebelum vaksin dirinya sempat googling mencari informasi terkait efek samping vaksin Sinovac. Ternyata efek yang dirasakan masing-masing orang tidak sama dan beragam.

“Memang bermacam-macam efek samping yang dirasakan. Mungkin tergantung masing-masing orang. Kalau sekarang tidak ada, semoga tidak ya,” papar wali kota.

| Baca Juga:  Jenazah TKI Kediri Yang Meninggal di Malaysia Tidak Bisa Dipulangkan Terhalang Pandemi

Hal yang sama juga dirasakan oleh Forpimda yang ikut vaksin pada tahap pertama ini.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Eko Prasetyo dan Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol Kav Agung Dwi Sutrisno, mengaku juga tidak merasakan efek apapun pasca mendapat vaksin.

“Tidak ada rasa apapun, setelah divaksin. Sama seperti yang dirasakan pak wali tadi. Mungkin memang karena jarumnya kecil ya,” ucap Dandim 0809 Kediri.

Demikian juga dengan yang dirasakan Kepala Kejaksaan Negeri Kediri, Sofyan Selle, yang merasa baik-baik saja pasca mendapatkan vaksin.

“Ini aman, seperti yang dirasakan pak wali tidak ada efek apapun. Jadi bagi masyarakat, tidak perlu takut untuk vaksin. Ini aman,” tegasnya.

| Baca Juga:  Terjadi Transmisi Lokal Penularan Corona, Walikota Kediri Minta Warga Makin Waspada

Bunda Fey Tidak Mendapat Vaksin

Sementara itu, dalam vaksin pertama ini, Ketua TP PKK Kota Kediri, Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar atau akrab disapa Bunda Fey, tidak mendapatkan vaksin karena sedang menyusui.

Sementara Ketua DPRD Kota Kediri, Gus Sunyoto juga tidak mendapat vaksin, karena berusia 60 tahun. Untuk itu masuk dalam tahap pemberian vaksin berikutnya.

Setelah dilakukan vaksin pertama ini, akan dilanjutkan pemberian vaksin  kepada sejumlah tenaga kesehatan (nakes) yang sudah terdaftar di Kementrian Kesehatan RI.

Vaksinasi Covid-19 akan diberikan di 9 Puskesmas dan 6 rumah sakit yang ada di Kota Kediri. (*)

Reporter : Linda Kusuma
Editor : Yusuf Saputro