Beranda Pemerintahan Resmikan Pasar Tradisional, Bupati Kediri Tetap Gunakan Kearifan Lokal

Resmikan Pasar Tradisional, Bupati Kediri Tetap Gunakan Kearifan Lokal

BERBAGI
Bupati Kediri, dr Hj Haryanti Sutrisno tandatangani prasasti peresmian pasar tradisional. (foto : linda kusuma)

AGTVnews.com – Bupati Kediri. dr Hj Haryanti Sutrisno meresmikan 4 pasar tradisional di kabupaten Kediri. Empat pasar ini telah direvitalisasi selama kurun waktu 2020 lalu. Peresmian digelar di pasar tradisional Gringging Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri, Rabu (20/1/2021).

Revitalisasi pasar tradisional ini dibangun dengan kearifan lokal, tidak menerapkan prototype dari kementrian Perdagangangan RI.

“Pasar kita buat hanya satu lantai. Kalau dibuat 2 lantai pedagang banyak yang tidak mau. Kondisi ini akan berakibat banyak los yang kosong,” ucap Bupati usai meresmikan pasar Gringging.

Dikatakannya pasar tradisional yang baru ini dibuat sistem zonasi. Dagangan yang sejenis akan dikumpulkan dalam satu zona, sehingga lebih memudahkan pembeli.

| Baca Juga:  Bupati Himbau Masyarakat Kediri Gunakan Masker dan Terapkan Sosial Distancing

“Untuk pedagang daging, kita buat zona tersendiri, demikian juga untuk pedagang lainnya. Sistem los pasar adalah diundi. Bagi pedagang yang sudah mendapatkan undian, tidak boleh ditukar kembali. Harus diterimanya,” tegasnya.

Pembangunan pasar yang baru ini lebih mengutamakan untuk sistem ventilasi dan juga drainase. Sehingga nantinya tidak akan ada kondisi pasar yang becek dan kotor.

Pedagang dan Pembeli Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

“Dimasa pandemi ini, semua yang masuk ke pasar tetap memperhatikan protokol kesehatan. Wajib memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak. Hal ini tetap harus dilakukan. Hanya kita yang bisa menjaga diri kita dan lingkungan dari persebaran virus corona. Semoga semua segera membaik,” pungkas bupati.

| Baca Juga:  Pemkab Kediri Siap Bekali Skill Warga Kediri Jadi Pekerja Bandara

Empat pasar di Kabupaten Kediri yang telah direvitalisasi dan diresmikan bersamaan yakni pasar Kras, pasar Bendo, pasar Gringging dan pasar Tiron.

Satu diantara pedagang di pasar Kras, H. Fauzi mengaku, dengan adanya revitalisasi pasar, dirinya lebih nyaman berjualan. Kondisi pasar lebih bersih.

“Di pasar Kras sudah difungsikan, pedagang yang dapat los juga diundi. Tempatnya lebih nyaman sekarang ini. Pembeli yang akan mencari kebutuhannya juga lebih mudah,” ucapnya.

Pemerintah berupaya, dengan revitalisasi yang dilakukan, bisa menampung seluruh pedagang yang ada di pasar lama dan kehidupan perekonomian mereka akan lebih meningkat. (*)

Advetorial Dinas Kominfo Kabupaten Kediri