Beranda Peristiwa Santri Positif Covid-19 di Blitar, Diisolasi Didalam Ponpes

Santri Positif Covid-19 di Blitar, Diisolasi Didalam Ponpes

BERBAGI
proses penjemputan santri untuk diisolasi didalam ponpes. (foto : ana alana)

AGTVnews.com – Sebanyak 9 santri yang diketahui positif Covid-19 di Kecamatan Gandusari kabupaten Blitar dievakuasi petugas kepolisian Polres Blitar, Jumat (15/1/2021). Mereka akan ditempatkan di rumah isolasi khusus santri Ponpes Darul Ulum Kelurahan Kedung Bunder Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar.

Juru bicara Covid-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti mengatakan, para santri yang akan kembali ke Ponpes memang diwajibkan melakukan rapid antigen mandiri. Dari rapid test itu, ada 25 santri diketahui positif. Kemudian dilakukan tracing dan testing kepada 163 kontak erat.

“Kami rekomendasikan mereka isolasi di dalam ponpes saja. Kebijakan ini diambil mengingat masih banyak hasil swab santri lain yang belum keluar,” ucap Krisna.

| Baca Juga:  Kosmetik Palsu Beredar di Blitar, Kapolres: Produknya Berbahaya Merknya Abal-Abal

| simak video berita terkait:

Saat ini, gedung LEC Garum yang menjadi tempat isolasi bagi pasien positif Covid-19 tanpa gejala sudah penuh. Untuk itu petugas harus bertindak cepat.

“Jadi nanti semua santri Nurul Ulum yang positif, isolasinya kami sentralisir di dalam pondok pesantrennya,” imbuh Krisna.

Tempat isolasi khusus di ponpes ini, sempat menuai keributan di warga. Warga khawatir, ponpes tersebut akan digunakan untuk isolasi masyarakat umum secara permanen. Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela pun turun tangan dan memberikan pengertian kepada warga.

“Informasi awal ada yang berpersepsi seperti itu. Mungkin tempat itu disangka jadi tempat isolasi umum, karena beberapa hari terakhir ada mobilitas ambulance keluar masuk. Mereka khawatir akan digunakan secara permanen. Lalu kita kumpulkan mereka, bersama Muspika dan Pak Plh Sekda Kabupaten Blitar kami beri pengertian kalau itu khusus untuk santri yang terkonfirmasi positif. Sedangkan masyarakat umum di LEC Garum. Jadi semua sudah jelas, sudah selesai,” papar Kapolres Blitar.

| Baca Juga:  Butuh Tambahan Biaya Hidup, Nenek Paruh Baya Jual Pil Koplo

Sepekan terakhir, klaster ponpes muncul di beberapa lokasi di Kabupaten Blitar, di antaranya di Kecamatan Garum, Kanigoro, Kademangan, Ponggok, Sanankulon, Talun, dan Wonotirto. Data pada Kamis (14/1/2021), kasus baru di Kabupaten Blitar menembus angka 107 atau tertinggi se-Jatim. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma