Beranda Pemerintahan Terapkan PPKM, Wali Kota Blitar Antisipasi Jika Ada Lonjakan Pasien Covid-19

Terapkan PPKM, Wali Kota Blitar Antisipasi Jika Ada Lonjakan Pasien Covid-19

BERBAGI
Wali Kota Blitar saat memimpin apel pelaksanaan PPKM di halaman Kantor Wali Kota Blitar, Rabu (13/1/2020)

AGTVnews.com – Wali Kota Blitar, Santoso menyebut pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wajib diterapkan di Kota Blitar. Meskipun secara formal Kota Blitar tidak masuk dalam 11 daerah yang diwajibkan memberlakukan PPKM.

“Sekalipun secara formal tidak masuk dalam 11 daerah itu, namun bagi saya wajib mengikuti. Karena perkembangan Covid-19 sulit diprediksi. Sekarang kita turun ke oranye bisa saja besok berubah,” tegas Santoso, Rabu (13/1/2021).

Dengan pelaksanaan PPKM akan mudah untuk mengantisipasi serta mengingatkan agar terus mematuhi protokol kesehatan untuk memutus penularan Covid-19.

| simak video berita terkait:

“Prinsipnya tetap mengantisipasi dan melakukan langkah-langkah seperti yang kami lakukan ini. Nanti kalau ada lonjakan kasus atau kondisi darurat lainnya Kota Blitar sudah siap,” ujarnya.

| Baca Juga:  Festival Minuman Es Pleret

Aturan PPKM di Kota Blitar tertuang dalam Surat Edaran (SE) Walikota Blitar nomor 1 tahun 2021. Ada sembilan poin dalam surat edaran tersebut.

Pemberlakuan Work From Home (WFH) dan Work From Ofice (WFO). Kemudian pemberlakuan jam operasional restoran/rumah makan, restoran milik hotel, karaoke, angkringan dan pedagang kaki lima.

Untuk layanan makan di tempat dibatasi sebanyak 25 persen dari kapasitas dengan pemberlakuan jam operasional mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB. Untuk layanan pesan-antar atau dibawa pulang dilakukan sesuai dengan jam operasional pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 21.OO WIB.

| Baca Juga:  Kepala Daerah di Blitar Raya Kompak Sumbangkan Gaji Selama Pandemi Covid-19

Selain itu, Jam operasional untuk pusat perbelanjaan, mall, toko modern juga dibatasi mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB. Sementara sektor perhotelan pasar tradisional dan pemenuhan kebutuhan masyarakat lainnya tetap dapat beroperasi penuh dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Kegiatan masyarakat yang dilaksanakan di fasilitas umum seperti taman, tempat wisata, gedung, sarana olahraga serta kegiatan sosial budaya seperti pagelaran seni, resepsi dan yang Lainnya juga diberhentikan untuk sementara.(*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma