Beranda Pemerintahan Bupati Kediri Sidak Pelaksanaan Ujian Sekolah Tatap Muka

Bupati Kediri Sidak Pelaksanaan Ujian Sekolah Tatap Muka

BERBAGI
Ujian sekolah di SMP negeri Ngasem Kediri. (foto : linda kusuma)

AGTVnews.com – Bupati Kediri, Hanindito Himawan Pramana didampingi Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan ujian sekolah secara tatap muka.

Sidak dilakukan di SMP Negeri 1 Ngasem Kabupaten Kediri, Kamis (25/3/2021). Bupati memastikan pelaksnaan ujicoba pembelajaran tatap muka dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan.

Menurut Bupati, pelaksanaan ujian sekolah tatap muka ini sudah dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Sebelum masuk siswa diperiksa suhu tubuhnya dan diminta untuk mencuci tangan.

| simak video berita terkait:

“Sidak ini dilakukan untuk melihat seperti apa mekanisme yang dijalankan dalam ujian tatap muka ini. Ternyata sistemnya cukup bagus. Siswa yang datang dan pulang jalurnya dipisahkan. Selain itu ada jarak yang cukup saat di ruangan,” ucap Mas Bup.

| Baca Juga:  Pemkab Blitar Gelar Rapat Koordinasi Evaluasi Smart City, Implementasi SPBE dan Rakor Data Tahun 2020

Mas Bup Akan Segera Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka Sekolah

Mas Bup menjajikan akan segera melakukan vaksinasi Covid-19 untuk semua tenaga pengajar, agar proses belajar di Kabupaten Kediri bisa dilakukan secara tatap muka kembali.

“Kita akan usahakan, agar semua guru bisa mendapatkan vaksin Covid-19. Untuk saat ini masih sekitar 70 persen yang sudah mendapat vaksin. Kasihan anak-anak sekolah, mereka juga mengeluh membeli paket kuota,” ucap Bupati.

Kedepan, proses pembelajaran tatap muka ini akan dilakukan juga untuk tingkat SD dan SMP. “Yang sulit itu SD, kalau SMP dan SMA mereka sudah mengerti. Kalau yang SD itu yang perlu dicari mekanisme yang pas,” tegasnya.

| Baca Juga:  Pemkab Kediri Bentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Ujian online secara tatap muka ini diadakan untuk siswa kelas 9 di semua lembaga sekolah di Kabupaten Kediri.

Untuk di SMP Negeri Ngasem diikuti oleh 348 siswa yang terbagi dalam lima shift. Masing-masing kelas hanya diisi siswa anatara 10 hingga 12 orang saja.

Wakil Kepala Bagian Kurikulum SMP Negeri Ngasem, Andriyani mengatakan, dalam satu shift para siswa mengerjakan ujian 2 mata pelajaran (mapel). Masing-masing mapel diberi tenggat waktu 1 jam.

“Masing-masing mata pelajaran waktunya 1 jam. Siswa mengerjakan 2 mata pelajaran tanpa istirahat. Begitu selesai mereka langsung pulang. Sehingga meminimalisir adanya kerumunan,” ucap Andriyani.

Ujian sekolah ini akan berlangsung selama 2 minggu yakni dari 22 Maret hingga 5 April mendatang. (*)

Editor : Linda Kusuma