Beranda Hukum Kriminal Korban Cabul Tokoh Agama di Blitar Tidak Hanya Anak Perempuan

Korban Cabul Tokoh Agama di Blitar Tidak Hanya Anak Perempuan

BERBAGI
MHY saat menjalani pemeriksaan di UPPA Mapolres Blitar Kota. (foto : ana alana )

AGTVnews.com – Korban pencabulan yang dilakukan MHY (60 tahun) tokoh agama di Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar ternyata tidak hanya anak perempuan, namun juga anak laki-laki.

Dalam pengakuannya kepada petugas, MHY tidak ingat berapa jumlah anak laki-laki yang menjadi pelampiasan hasrat seksualnya.

MHY mengaku pernah melampiaskan hasratnya kepada beberapa anak laki-laki. “Tidak sampai begitu, hanya oral. Kalau jumlahnya saya tidak ingat,” katanya, Selasa (30/3/2021).

| simak video berita terkait:

Aksi cabul dan persetubuhan yang dilakukannya kepada sejumlah anak-anak di bawah umur itu bukan karena keinginan seksualnya yang tinggi. Ataupun sering mendapat penolakan dari istrinya. Namun karena trauma seksual yang pernah dialami MHY saat masih kecil.

| Baca Juga:  Pelaku Pencabulan di Blitar Cabuli Korbannya dari TK hingga SD

“Dulu waktu masih kecil pernah digituin. Kejadiannya di mushala selesai sholat. Kalau jaman dulu biasa tidur di mushala. Nah pas tidur itu tiba-tiba ada yang menindih saya,” ujar MHY.

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setyawan mengatakan, dari enam korban pencabulan dan persetubuhan ini,  dua diantaranya sebagai pelapor.

“Sambil berjalan pemeriksaan, tidak menutup kemungkinan adanya korban lain. Kami ada informasi akan ada korban lagi yang akan melapor kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Yudhi.

| Baca Juga:  Pendiri Lembaga Pendidikan di Kediri Cabuli Santri Dibawah Umur

Aksi kejahatan seksual yang dilakukan pelaku ini terkuak dari salah satu korban. Dia mengaku kepada keluarganya jika pernah dicabuli oleh pelaku. Hingga pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian ini ke Unit PPA Satreskrim Polres Blitar Kota.

Dari sinilah aksi terungkap bahwa korban sang predator anak tak hanya satu. Dari enam korban, tiga diantaranya pernah disetubuhi berulang kali oleh MHY. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma