Beranda Hukum Kriminal Pembunuh Bisri Sempat Sembunyi Berjam-jam Didalam Toko

Pembunuh Bisri Sempat Sembunyi Berjam-jam Didalam Toko

BERBAGI
pelaku terekam kamera CCTV saat masuk ke dalam toko dan bersembunyi. (foto : ana alana)

AGTVnews.com – Pelaku pembunuhan terhadap Bisri Efendi (71 tahun) seorang pemilik toko di Desa Jatinom Kecamatan Kanigoro berhasil ditangkap, Rabu (3/3/2021).

Pelaku adalah Yuda (21 tahun) tetangga korban. Pelaku ditangkap di rumahnya yang hanya berjarak 800 meter dari lokasi kejadian.

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, berdasarkan pemeriksaan dan analisa CCTV diketahui pelaku masuk ke dalam toko sehari sebelum peristiwa tragis itu terjadi.

| simak video berita terkait:

“Titik masuk bisa kita ketahui bahwa pelaku datang sore hari, Jumat (26/2/2021) sekitar pukul 17.12 WIB. Dia pura-pura sebagai pembeli di toko yang saat itu kondisinya banyak pembeli. Sampai dengan aksi dilaksanakan pada tengah malam pelaku bersembunyi di dalam toko,” ujar Leonard.

| Baca Juga:  Nekat Curi HP Polwan, Pasangan Suami Istri Ini Nyaris Dihajar Warga

Leonard memaparkan, setelah korban menutup tokonya sekitar pukul 21.30 WIB, pelaku baru keluar dari persembunyiannya. Kemudian mengambil gagang cangkul dan mondar-mandir di depan kamar korban. Setelah itu pelaku membuka laci kasir dan menutup 4 CCTV yang berada di dalam toko.

“Pada pukul 01.05 WIB, pelaku mematikan listrik PLN toko dan kembali mengobrak-abrik laci tempat penyimpanan uang. Dari laci tersebut pelaku berhasil mengambil uang Sebanyak Rp 1.550.000,” ucapnya.

Mendengar suara ribut-ribut, korban terbangun dan keluar kamar sambil membawa senter. Saat korban keluar kamar pelaku langsung menghantam korban dengan gagang cangkul.

“Saat dipukul korban sempat melawan. Korban menendang kaki pelaku. Hingga kemudian pelaku mencari lakban untuk mengikat kaki dan tangan korban,” kata Leo.

| Baca Juga:  Terungkap, Kepala Budi Dipenggal Karena Tidak Muat dalam Koper

Setelah korban tidak berkutik, pelaku masuk ke kamar dan mengambil uang sebesar Rp 250.000 di dalam dompet. Lalu mengambil sarung dan dilempar ke arah wajah korban. Setelah itu dia menyembunyikan gagang cangkul lalu meninggalkan toko pukul 02.20 WIB.

Pelaku keluar dari pintu harmonika toko bagian depan yang dibuka dari dalam, kemudian berjalan kaki pulang ke rumahnya.

“Dari pemeriksaan dapat disimpulkan jika peristiwa tersebut adalah kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” pungkas Leonard.(*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma