Beranda Pemerintahan Pemkab Kediri Kembali Gelar Kontes Koi Skala Nasional

Pemkab Kediri Kembali Gelar Kontes Koi Skala Nasional

BERBAGI
ikan koi yang telah diberi barcode dan terdaftar dalam kontes. (foto : linda kusuma )

AGTVnews.com – Pemerintah Kabupaten Kediri kembali menggelar kontes ikan koi skala nasional. Kontes ini digelar selama 3 hari yakni 26-28 Maret 2021 di Convention Hall Simpang Lima Gumul.

Kediri Koi show ke-9 ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan Pemerintah daerah setempat dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke 1217.

Peserta kontes berasal dari sejumlah daerah di Indonesia, diantaranya, Blitar, trenggalek, Bandung, Jakarta hingga Riau.

| simak video berita terkait:

Ketua pelaksana kontes, Agung Wibowo mengatakan, peserta untuk kontes kali ini cukup banyak. Terdapat sekitar 400 sampai 500 peserta, dengan jumlah ikan yang dilombakan sebanyak 2400 an.

| Baca Juga:  Klaster Baru di Pare Kediri, Positif Covid-19 Bertambah

Kontes dibagi dalam 20 kelas perlombaan dengan sejumlah kualifikasi penilaian.

“Pesertanya cukup banyak. Kita tidak menyangka kalau pesertanya sampai membludak. Mungkin karena event sebelumnya vakum,” jelasnya, Minggu (28/3/2021).

Kontes ini menghadirkan 12 juri yang akan menilai ikan sesuai warna, bodi dan patern. Ikan yang dilombakan akan dikelompokkan sesuai jenis dan ukurannya.

Saat ini yang menjadi favorit adalah kelas Gonsake yakni jenis Kohaku, Sanke dan Showa.

“Ketiga jenis itu menjadi favorit karena warna ikan koinya lebih indah Jadi lebih banyak disuka penghobi sehingga prospek pasarnya lebih tinggi dari yang lain,” jelasnya.

| Baca Juga:  Bupati Kediri Kunjungi Pagelaran Pekan Raya Color Of Panji

Dimasa pandemi ini, kontes diadakan dengan pelaksanaan protokol kesehatan ketat. Ikan yang dilombakan didaftarkan secara online melalui sistem handling. Demikian juga dengan sistem pendaftarannya.

Sementara itu, satu diantara peserta kontes, Gatit, merasa jika panitia terkesan kurang siap. Sistem pendaftaran membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga penilaian molor dari jadwal yang sudah ditentukan.

“Sepertinya panitia penyelenggara kurang siap, karena sampai siang pendaftaran saja belum selesai. Padahal tahun-tahun sebelumnya, siang itu sudah mulai penjurian,” keluhnya.

Bagi pemenang nantinya akan memndapatkan uang pembinaan dengan nilai mencapai puluhan juta rupiah. (*)

Advetorial Dinas Kominfo Kabupaten Kediri