Beranda Hukum Kriminal Kepolisian Jawa Timur Ringkus Sindikat Pencurian Dengan Modus Pecah Kaca Kerugian Capai...

Kepolisian Jawa Timur Ringkus Sindikat Pencurian Dengan Modus Pecah Kaca Kerugian Capai 1 M

BERBAGI
tersangka digelandang petugas. (foto : istimewa)

AGTVnews.com – Timsus Subdit Jatanras, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim meringkus tiga sindikat pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di beberapa wilayah di Jawa Timur. Diantaranya, Probolinggo, Lumajang, Batu, Ngawi, Bojonegoro, Pasuruan dan Sampang.

Ketiga pelaku adalaha ASB (31 tahun) warga Dusun Krajan Desa Resongo Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, NM (19 tahun) dan A (35 tahun) keduanya warga Dusun Menyono Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyebutkan, para tersangka melakukan aksinya di 15 TKP yakni di Probolinggo 4 TKP, Bondowoso 1 TKP, Ngawi 1 TKP, Bojonegoro 1 TKP, Batu 1 TKP, Lumajang 4 TKP, Pasuruan 2 TKP dan Sampang 1 TKP.

| Baca Juga:  Komplotan Maling Pembobol Sekolah Diringkus

| simak video berita terkait:

Modus yang dilakukan yakni dengan cara memecah kaca mobil yang sudah diincar. Mereka juga telah menyiapkan busi kendaraan bermotor untuk melakukan aksinya. Sementara rekan lainnya bertugas mengawasi keadaan sekitar.

“Tersangka berhasil diamankan setelah ada laporan dari seorang korban ke Polres Probolinggo. Korban kerampokan uang Rp 5 juta di dalam mobilnya hilang. Sementara kaca mobil milik korban pecah,” jelas Gatot dalam pers rilis, Selasa (26/4/2021).

Dikatakan Gatot, dari penangkapan ketiga tersangka, polisi berhasil mengamankan STNK motor serta 7 (tujuh) motor serta Handphone. Total kerugian mencapai Rp 1 miliar.

| Baca Juga:  Sesosok Bayi Laki-Laki Ditemukan Tergeletak di Semak-Semak

Sementara itu Kombes Pol Totok Suharyanto, Dirrreskrimum polda jatim menyatakan, dari total 15 TKP kerugian korban mencapai Rp 1 Milyard.

“Biasanya pelaku menunggu korban di parkiran, baik mall maupun parkiran minimarket. Saat korban lengah, tersangka baru menjalankan aksinya dan mengambil barang berharga milik korban yang ada didalam mobil,” imbuhnya.

Pelaku paling banyak beraksi di Lumajang dengan menggunakan motor. Ketiga tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 (tujuh) tahun penjara.(*)

Editor : Linda Kusuma