Beranda Hukum Kriminal Ketakutan Bunuh Orang, Sales Permen di Kediri Serahkan Diri

Ketakutan Bunuh Orang, Sales Permen di Kediri Serahkan Diri

BERBAGI
pelaku pembunuhan ini merasa ketakutan dan dihantui rasa bersalah akhirnya menyerahkan diri. (foto : istimewa)

AGTVnews.com – Seorang laki-laki, GP (28 tahun) warga Dusun lamong Desa Lamong Kecamatan Badas Kabupaten Kediri menyerahkan diri ke petugas kepolisian Resort Kediri. GP kemudian diamnakan karena diduga terlibat aksi pembunuhan terhadap AS (65 tahun) warga Dusun Ringinagung Desa Keling Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri.

Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono mengatakan, pelaku ini merasa kehidupannya tidak tenang setelah melakukan aksi pembunuhan itu.

“Pelaku tersinggung atas hinaan korban. Korban menyebut permen yang dijual pelaku ini tidak enak, lembek dan dan basah. Bahkan korban menawar permen tersebut separo dari harga yang ditawarkan. Pelaku menawarkan Rp 3.000 namun ditawar korban sebesar Rp 1.500,” jelas Kapolres, Jumat (30/4/2021).

| Baca Juga:  Nenek Paruh Baya Tewas Diduga Dianiaya Menantunya

| simak video berita terkait:

Kapolres mengatakan, karena sakit hati ini, pelaku kemudian memukul korban dengan linggis yang memang sudah dibawanya. Pukulan tersebut tepat dibagian kepala korban, sehingga korban langsung tewas.

“Pelaku menunggu kondisi warung korban sepi dan baru melancarkan aksi. Linggis yang dimiliki pelaku memang dibawa dari rumah. Karena pelaku sebelumnya berniat akan membantu saudaranya membetulkan rumah,” ucapnya.

Awalnya pelaku tidak berniat untuk menguasai harta korban, namun setelah melakukan aksinya terlihat kalung tersebut, akhirnya ikut dibawa oleh pelaku.

| Baca Juga:  Pelaku Pembunuhan Gadis Hamil Tertangkap

“Kita amankan sejumlah barang bukti diantaranya sebuah linggis milik tersangka, kalung milik korban, serta dua bungkus permen tape, dan dua bungkus permen, satu unit sepeda motor merek Honda Revo,” pungkas Kapolres.

Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (*)

Editor : Linda Kusuma