Beranda Pemerintahan Larangan Mudik, Blitar Bagian Barat Akan Disekat di 3 Titik

Larangan Mudik, Blitar Bagian Barat Akan Disekat di 3 Titik

BERBAGI
Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setyawan megatakan 3 titik Blitar bagian utara dan barat akan disekat. (foto : ana alana)

AGTVnews.com – Polres Blitar Kota bakal melakukan penyekatan di 3 titik gerbang masuk Blitar. Penyekatan akan dilakukan di Blitar bagian barat dan utara. Upaya tersebut dilakukan menindaklanjuti larangan mudik Lebaran tahun ini.

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setyawan mengatakan 3 titik penyekatan itu diantaranya di Kecamatan Udanawu yang menjadi gerbang antara Kabupaten Blitar dan Tulungagung serta Kediri. Kemudian di Kecamatan Wonodadi yang menjadi penghubung antara Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Tulungagung. Serta di Kecamatan Ponggok yang menghubungkan Kabupaten Blitar dengan Kediri.

| Baca Juga:  Polda Gelar Tes Psikologi Bagi Anggota Pemegang Senpi

“Dalam rangka kesiapan Operasi Ketupat dan antisipasi larangan mudik kita menyiapkan tiga titik penyekatan. Diantaranya di Kecamatan Wonodadi, Udanawu dan Ponggok. Ini untuk mengantisipasi adanya pemudik yang masuk wilayah Blitar,” ujar Yudhi, Kamis (29/4/2021).

| simak video berita terkait:

Di tiga titik tersebut, pihaknya akan mendirikan pos pengamanan. Dengan penjagaan dari personil gabungan. Pos penyekatan ini digunakan untuk mendeteksi para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.

“Dari Polres Blitar Kota kami terjunkan 200 personil yang nanti akan diback up dari jajaran samping,” imbuhnya.

| Baca Juga:  Tilap Uang Kakeknya di ATM, Pemuda di Blitar Diamankan

Selain melakuka penyekatan di 3 titik juga ada pos pengamanan di Stasiun Blitar dan Terminal Tipe A Patria Kota Blitar. Pos pengamanan digunakan untuk memantau pemudik yang menggunakan transportasi umum.

“Kemudian untuk pos pantau, sama seperti tahun sebelumnya akan didirikan di kawasan wisata Candi Penataran dan Taman Kota Kebon Rojo.Ditambah lagi satu lagi pos pelayanan di Alun-alun Kota Blitar,” pungkasnya.(*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma
Gula Rendah Glikemik