Beranda Peristiwa Ratusan Rumah Warga di Blitar Dilaporkan Rusak Akibat Gempa Malang

Ratusan Rumah Warga di Blitar Dilaporkan Rusak Akibat Gempa Malang

BERBAGI
salah satu rumah warga di Kabupaten Blitar yang mengalami kerusakan akibat gempa Malang. (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Sebanyak 203 rumah warga di Kabupaten Blitar dilaporkan rusak akibat gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang berpusat di perairan laut 90 KM barat daya Kabupaten Malang, Sabtu (10/4/2021). Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar menyebut kerusakan bangunan mulai dari rusak ringan, sedang hingga berat.

Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ahmad Cholik mengatakan, bangunan yang mengalami kerusakan hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Blitar.

“Mayoritas ringan, ada beberapa yang berat. Nanti kita lakukan kajian apakah bisa menjadi kategori tanggap darurat atau tidak. Kalau bisa masuk tanggap darurat Bupati akan memerintahkan untuk segera melakukan tindakan pelaksanaan kedaruratan,” ujarnya.

| Baca Juga:  Bupati Blitar Cek Lokasi Terparah Akibat Gempa Malang

| simak video berita terkait:

Selain kerusakan pada bangunan, belasan warga di Kabupaten Blitar juga dilaporkan mengalami luka-luka.

“Ada 11 orang yang mengalami luka-luka. Semua luka ringan dan sudah mendapatkan penanganan,” pungkasnya.

6 Warga di Jawa Timur  Meninggal Akibat Gempa Malang

Sementara itu, mengutip laman Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 18.00 WIB tercatat total 6 warga meninggal dunia akibat gempa di Kabupaten Malang itu.

Korban meninggal ini diantaranya 3 orang dari Kabupaten Lumajang, 2 warga meninggal di antara wilayah Lumajang dan Kabupaten Malang dan 1 di Kabupaten Malang.

| Baca Juga:  Brimob Lakukan Pembersihan Lokasi Terdampak Gempa Malang di Lumajang

Beberapa wilayah lain yang juga mengalami kerusakan bangunan diantaranya di Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang dan Blitar.

Sejumlah warga di Desa Kali Uling Kecamatan Tempur Sari bahkan juga mengungsi. Petugas masih melakukan pendataan. BNPB terus berkoordinasi dan memantau kondisi di lokasi bencana dengan berkoordinasi dengan BPBD di wilayah Provinsi Jawa Timur. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma