Beranda Peristiwa Berdesakan di Toko Pakaian, Petugas Kepolisian Bubarkan Pembeli di Blitar

Berdesakan di Toko Pakaian, Petugas Kepolisian Bubarkan Pembeli di Blitar

BERBAGI
sejumlah petugas berjaga-jaga untuk mengantisipasi jika terjadi kerumunan pembeli. (foto : ana alana)

AGTVnews.com – Jelang perayaan Idul Fitri sejumlah pusat perbelanjaan dan toko pakaian di Kota Blitar dipadati pembeli. Salah satunya di Jalan Ciliwung Kota Blitar. Sejumlah pembeli terlihat berdesak-desakan di dalam toko yang ruangannya terbilang cukup sempit.

Tanpa pikir panjang, petugas gabungan polisi dan Satpol PP Kota Blitar yang sedang melakukan patroli operasi yustisi mendatangi toko tersebut.

“Masya Allah, tolong antri. Keluar dulu masuknya gantian,” ujar seorang Polwan melihat kerumunan pembeli memadati seluruh sisi ruang di dalam toko.

| simak video berita terkait:

Para pembeli diminta untuk keluar dan diminta untuk antri di luar toko. Tak hanya itu, petugas juga memberikan teguran kepada pengelola karena membiarkan terjadinya kerumunan dan tidak ada sarana penunjang protokol kesehatan di dalam toko.

| Baca Juga:  Satgas Kota Blitar Siapkan Puskesmas Untuk RS Penyangga Rujukan Pasien Covid-19

KA SPKT Polres Blitar Kota Ipda Yuno Sukaito yang memimpin jalannya kegiatan mengatakan, pihaknya mendukung pelaku usaha untuk menjalankan usaha guna memutar roda perekonomian. Namun pihaknya meminta agar pemilik tempat usaha bisa bekerjasama untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Kami memberi teguran kepada pengelola yang membiarkan adanya kerumunan dan tidak menyediakan sarana pendukung prokes. Silahkan menjalankan usaha namun tolong kerjasamanya,” ujar Yuno, Selasa (11/5/2021).

Selain toko baju di Jalan Ciliwung, petugas juga mendatangi sebuah toko baju di Jalan Tanjung dan sebuah warung angkringan di Jalan TGP Kota Blitar.

| Baca Juga:  Ugal-ugalan, Pengendara Motor di Blitar Tabrak Ambulance Jenazah Pasien Covid-19

Dari tiga tempat tersebut setidaknya ada 13 teguran lisan, 2 teguran tertulis dan satu sanksi Tipiring yang diberikan kepada pemilik usaha maupun pengunjung.

“Kami mohon masyarakat terus meningkatkan kesadarannya. Jangan sampai hanya karena keinginan beli baju baru atau sekedar nongkrong kemudian tertular Corona,” pungkasnya.(*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma
Gula Rendah Glikemik