Beranda Hukum Kriminal Gerebek Home Industry Petasan di Mojokerto, Polisi Amankan Puluhan Bahan Peledak dan...

Gerebek Home Industry Petasan di Mojokerto, Polisi Amankan Puluhan Bahan Peledak dan Ribuan Petasan Siap Edar

BERBAGI
barang bukti yang berhasil disita petugas dari penggerebekan yang dilakukan. (foto : istimewa)

AGTVnews.com – Kepolisian Resort Mojokerto mengamankan puluhan kilo bahan peledak dan ribuan petasan siap edar, dari hasil penggerebekan industri petasan rumahan.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, penggerebekan dilakukan di 3 rumah pembuat petasan yang ada di wilayah hukum Polres Mojokerto. Kebanyakan pemilik usaha petasan ini meracik sendiri bahan-bahan untuk bubuk petasan tersebut.

” Sasaran pertama yakni industri rumahan bubuk petasan di Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo. Dalam penggerebekan ini kita meringkus Mulyadi (46 tahun) pemilik usaha petasan. Dia meracik sendiribahan-bahannya, kemudian dijual ke masyarakat Rp 150 ribu,” jelas Kapolres, Senin (3/5/2021).

Petugas Amankan Bubuk Petasan Siap Edar Dalam Kemasan Ekonomis

Dalam penggerebekan ini petugas mengamankan 6,5 Kg bubuk petasan siap jual, 2 Kg belerang, 4 Kg potasium, 0,5 Kg bubuk sendawa, 1,5 Kg serbuk bronze, 16 lembar sumbu petasan, tepung kanji, arang, kompor gas, panci dan alat aduk.

| Baca Juga:  Dua Pembuat Petasan Kantong Plastik Yang Hancurkan Musala Ditangkap

| simak video berita terkait:

Dihadapan petugas, Mulyadi tersangka peracik bubuk petasan mengaku mendapat bahan untuk membuat bubuk petasan dengan cara membeli dari M Suwono (51 btahun), warga Desa Balongmacekan, Kecamatan Tarik, Sidoarjo.

Mulyadi membeli sebesar Rp 2,9 juta dan mendapatkan 25 Kg belerang, 25 Kg potasium, 2 Kg serbuk bronze, 100 lembar kertas sumbu, serta 1 kg bubuk sendawa.

Berdasarkan keterangan tersebut, petugas menggerebek sasaran kedua yakni rumah Suwono.

“Kita geledah tempat tinggalnya dan didapatkan 9 Kg bubuk petasan yang sudah dikemas, 21 petasan berdiameter 9 cm, 5 dus petasan berdiameter 2 cm, 32 lembar sumbu petasan, 91 selongsong petasan, 24 rol kertas, serta berbagai peralatan untuk membuat petasan,” imbuhnya.

Pemasok  Bahan Dapatkan dari Pasar Turi Surabaya

Dari penggerebekan kedua ini kemudian mengembang pemasok lain yakni Kaseran (71 tahun). Kaseran merupakan warga Desa Kalimati, Kecamatan Tarik, Sidoarjo merupakan pemasok bahan untuk membuat bubuk petasan ke Mulyadi melalui Suwono.

| Baca Juga:  Tabung Karbit dan Oksigen Meledak, Sebuah Mushola Hancur Dua Bocah Terluka

“Kaseran mengaku membeli bahan-bahan untuk membuat bubuk petasan di Pasar Turi, Surabaya melalui seseorang berinisial Pur yang saat inimasih dalam pencarian,” jelas kapolres.

Penggerebekan ketiga dilakukan di Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Mojokerto. Polisi meringkus Roib (46 tahun) pemilik rumah produksi petasan tersebut.

Petugas juga menyita 11 Kg bubuk mercon dalam berbagai kemasan, 172 petasan berdiameter 9 cm, 195 petasan diameter 7 cm, 412 petasan diameter 4 cm, 7 rangkaian petasan masing-masing sepanjang 3 meter, 27 lembar sumbu petasan, serta berbagai peralatan untuk membuat mercon.

“Penggerebekan home industry petasan ini untuk mendukung Operasi Mesra (Mojokerto Sehat Tertib Ramadan). Mengantisipasi maraknya petasan yang mengganggu kenyaman masyarakat selama ibadah Ramadan dan juga menjamin keselamatan masyarakat,”tegasnya.

Keempat tersangka dijerat dengan pasal 1 ayat (1) UU Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (*)

Editor : Linda Kusuma