Beranda Hukum Kriminal Hajar Pacar Yang Tak Tanggung Jawab, Wanita di Kediri Diamankan Polisi

Hajar Pacar Yang Tak Tanggung Jawab, Wanita di Kediri Diamankan Polisi

BERBAGI
MJ nekat keroyok pacarnya yang tidak tanggung jawab untuk memberi pelajaran. (foto : istimewa)

AGTVnews.com – Seorang wanita bersama 5 temannya diamankan petugas Satreskrim Polres Kediri. Mereka diduga telah melakukan aksi pengeroyokan terhadap Aditya (21 tahun).

Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono mengatakan, Aditya merupakan warga Desa Pandantoyo Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri. Korban dikeroyok karena diduga telah menghamili satu diantara pelaku pengeroyokan, yakni MJ (22 tahun) warga Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.

“Korban mengalami luka memar pada kepala, mulut, mata. Akibat luka yang diderita korban sampai dilarikan ke rumah sakit,” jelas Kapolres, Minggu (2/5/2021).

| simak video berita terkait:

Lukman menambahkan, 5 pelakupengeroyokan lainnya yakni AC (25 tahun) warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, NS (20 tahun) warga Dusun Jambean, Desa Manggis Kecamatan Puncu, NA (23 tahun) warga Dusun Batan, Desa Blaru, Kecamatan Badas, RA (25 tahun) asal Desa Lamong, Kecamatan Badasdan AP (23) asal Desa Badas, Kecamatan Badas.

| Baca Juga:  Janda di Kediri Tega Buang Bayi, Alasannya Bikin Trenyuh

“Kejadian berawal dari dugaan MJ yang dihamili oleh korban, namun korban tidak mau bertanggung jawab. Kemudian MJ menghubungi 5 temannya untuk mengeroyok korban dengan tangan kosong,” imbuhnya.

Dari pengakuan korban, pelaku sempat meminta uang pertanggungjawaban sebesar Rp 60 juta. Namun korban tidak memberikan.

“Pengeroyokan terjadi di Jalan Raya Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare. MJ meminta korban agar datang ke lokasi dan menandatangani surat pernyataan. Di tempat ini juga, MJ meminta uang pertanggungjawaban sebesar Rp 60 juta,” katanya.

| Baca Juga:  Polres Kediri Gagalkan Peredaran Sabu 13,14 Gram

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor, telepon genggam dan sebuah surat pernyataan.

“Kita akan selesaikan kasus ini dengan melakukan mediasi antara keluarga tersangka dan pihak korban. Saat ini tersangka MJ diketahui sedang hamil 5 bulan,”pungkasnya.

Para tersangka dijerat pasal 170 tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (*)

Editor : Linda Kusuma