Beranda Pemerintahan Minim Anggaran Jembatan Mrican Yang Ikonik Tinggal Impian

Minim Anggaran Jembatan Mrican Yang Ikonik Tinggal Impian

BERBAGI
gambaran jembatan mrican yang futuristik terhalang minimnya anggaran. (foto : linda kusuma)

AGTVnews.com – Pemerintah Kabupaten Kediri memiliki rencana besar untuk menjadikan jembatan mrican sebagai jembatan ikonik di Kabupaten Kediri. Sayangnya, rencana ini tak lagi bisa diwujudkan, karena terkendala besarnya anggaran.

Sejak roboh diterjang banjir sungai Brantas di tahun 2016, jembatan penghubung Desa Jabon Kecamatan Banyakan dan Desa Jong Biru Kecamatan Gampengrejo ini hanya dibiarkan mangkrak.

Proses pembangunan baru akan dilaksanakan pada tahun 2019 dengan pembiayaan Dana Keuangan Khusus (DK) Provinsi Jawa Timur.

Kabid Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Andri Eko Prasetyo menyebut DK yang tersedia sebesar 70 miliar. Dengan dana tersebut, PUPR Kabupaten Kediri telah merancang  jembatan  secara futuristik dan ikonik.

“Rencananya lebar jembatan nantinya selebar 14 meter dan panjangnya 550 meter. Untuk itu sudah dilakukan pembebasan lahan untuk warga di dua desa. Desa Jabon ada 2 rumah warga dan 1 placement PG Mrican. Sementara di Desa Jong Biru ada 123 bidang lahan yang dibebaskan,” jelas Andri, Kamis (28/5/2021).

| Baca Juga:  Ratusan Warga Serbu Pasar Murah Pemkab Kediri

Rancangan Jembatan beralih ke Konstruksi Baja

Namun sayang, dana dari Pemprov tersebut tidak jadi turun, sehingga kelanjutan pembangunan jembatan urung dilakukan.

“Mulai tahun ini, yang bisa kita lakukan adalah membereskan proses pembebasan bidang lahan. Setelah semua lahan beres. Kita fokus untuk melanjutkan pembangunan jembatan Mrican,” ucapnya.

Ditambahkannya, untuk saat ini telah dilakukan komunikasi dengan pihak kementrian PUPR. Cara ini dilakukan sebagai salah satu upaya agar proses pembangunan jembatan Mrican bisa terealisiasi.

“Dari komunikasi yang dilakukan beberapa waktu lalu, kemungkinan Pemkab Kediri akan mendapat bantuan pembuatan jembatan dengan konstruksi baja. Untuk dibagian atas, merupakan bantuan dari kementrian, sementara konstruksi bawah dari Pemkab. Namun kita akan upayakan semuanya bisa dari kementerian,” imbuhnya.

| Baca Juga:  Jaga Sumber Air, Pemkab Kediri Adakan Penghijauan

Konsep jembatan yang akan dibangun sama dengan konstruksi jembatan Wijaya Kusuma Kediri.

“Kalau bentuknya nanti, akan sama dengan jembatan Wijaya Kusuma, standart seperti itu,” pungkasnya.

Jembatan Mrican ini memiliki beberapa fungsi yang sangat membantu perekonomian warga. Selain sebagai pemecah kepadatan arus lalulintas jembatan ini nantinya juga akan menjadi penghubung jalur tol dan bandara. (*)

Editor : Linda Kusuma
Gula Rendah Glikemik