Beranda Pemerintahan Selama Larangan Mudik, Warga Blitar Boleh Lakukan Perjalanan ke Luar Kota di...

Selama Larangan Mudik, Warga Blitar Boleh Lakukan Perjalanan ke Luar Kota di Satu Rayon

BERBAGI
warga yang berada di satu rayon masih diperbolehkan untuk melakukan perjalanan antar kota. (foto ; ana alana)

AGTVnews.com – Warga Blitar Raya dan daerah di sekitarnya yang masuk satu rayon wilayah aglomerasi atau beberapa kota/kabupaten yang masuk kawasan eks-karisidenan Kediri masih diperbolehkan untuk melakukan perjalanan selama larangan mudik berlangsung.

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan wilayah yang masuk satu rayon tersebut meliputi Kabupaten dan Kota Blitar, Kabupaten dan Kota Kediri, Nganjuk, Tulungagung dan Trenggalek.

Warga di seluruh eks-karesidenan Kediri tetap bisa masuk ke daerah yang masih dalam satu rayon tanpa menunjukkan hasil rapid test antigen.

| simak video berita terkait:

“Ada istilah aglomerasi ya, jadi di-rayonisasi. Jadi kalau masih satu rayon masih diperbolehkan. Yang tidak boleh dari wilayah luar rayon masuk maupun dari wilayah rayon keluar ke rayon lain,” ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan.

Polres Blitar Kota Tetap Adakan Pos Penyekatan

Yudhi menegaskan, kendati wilayah hukum Polres Blitar Kota tidak berbatasan langsung dengan daerah yang tidak satu rayon. Namun pihaknya tetap mendirikan pos penyekatan untuk mengantisipasi warga di luar rayon yang masuk wilayah aglomerasi.

| Baca Juga:  Tunggu Antrean Muatan Kenek di Blitar Terlindas Truk Fuso

Di pos penyekatan mereka tetap harus menunjukkan hasil rapid test antigen saat hendak masuk wilayah Blitar. Jika tidak bisa menunjukkan dokumen hasil rapid test antigen mereka diminta untuk putar balik.

“Tetap kita lakukan penyekatan, bagi mereka yang berasal dari luar rayon. Kami mendirikan tiga pos penyekatan di wilayah Ponggok, Udanawu, dan Wonodadi,” terang Yudhi.

Berbeda dengan Polres Blitar Kota yang tidak berbatasan dengan wilayah luar rayon, wilayah Polres Blitar memiliki batas wilayah dengan daerah luar rayon yakni Kabupaten Malang. Untuk itu dilakukan upaya penyekatan ekstra bagi warga luar rayon.

| Baca Juga:  Tergeletak di Jalan, Remaja di Blitar Ditemukan Tewas

Warga dari luar rayon harus menunjukkan hasil rapid antigen jika hendak masuk wilayah Blitar. Jika tidak bisa menunjukkan mereka dkminta putar balik atau swab di tempat. Apabila hasilnya positif akan ada penanganan lebih lanjut.

Selain di jalur utama di Kecamatan Selorejo, penyekatan juga dilakukan di jalur tikus.
Ada dua titik jalur tikus yang diantisipasi, diantaranya di Kecamatan Gandusari dan Kecamatan Wates. Kedua kecamatan ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang.

Petugas juga disiagakan di jalur utama Blitar-Malang di Kecamatan Selopuro, serta di ibu kota Kabupaten Blitar di Kecamatan Kanigoro.

“Untuk dua pos yang ada di Selopuro dan Kanigoro ini sifatnya tetap. Karena rata-rata kan mobilitas lewat jalur Selorejo,” kata Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela.(*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma