Beranda Pemerintahan Sidak Pusat Perbelanjaan, TPID Tidak Temukan Barang Tak Layak Konsumsi

Sidak Pusat Perbelanjaan, TPID Tidak Temukan Barang Tak Layak Konsumsi

BERBAGI
tim memeriksa expired date yang tertera untuk memastikan jika bahan tersebut masih layak digunakan. (foto : linda kusuma )

AGTVnews.com – Jelang lebaran, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri lakukan sidak harga dan ketersediaan stok pangan di pusat perbelanjaan di Kota Kediri, Rabu (5/5/2021). Dari sidak yang dilakukan, petugas sama sekali tidak menemukan adanya barang pangan yang tidak layak konsumsi.

Pengecekan dilakukan terhadap kemasan pangan maupun expired date yang tertera.

Kepala Bappeda Kota Kediri, Edi Darmasto mengatakan, dari sidak yang dilakukan ketersediaan bahan pangan masih aman. Tidak terjadi lonjakan harga yang tinggi meski menjelang lebaran.

| Baca Juga:  Kembali, Walikota Kediri Salurkan Kartu Sahabat

“Tadi dari pengecekan tanggal expired, semua masih aman. Artinya masih samapi tahun 2023 mendatang. Hanya saja tadi ada beberapa kemasan dari makanan instant bentuknya peyok dan kita sudah minta untuk diturunkan dari etalase,” jelasnya.

Tim TPID juga memeriksa parecel-parcel yang dijual di hypermart. Parcel yang telah dikemas tersebut dibongkar dan diperiksa kelayakannya. hasilnya semua bahan makanan yang ada di dalam parcel layak untuk dikonsumsi.

Sementara itu, Store General Manager Hypermart, Khoirul Anam mengatakan menjelang lebaran kali ini jumlah pengunjung hypermart meningkat 50 persen dibandingkan hari-hari biasa. Meski demikian pengelola tetap menerapkan peraturan 50 persen kapasitas pengunjung.

| Baca Juga:  Kisah Warga Yang Datang Ke Kediri dan Harus "Tertahan" di Ruang Observasi Berhari-hari

“Jumlah pengunjung meningkat cukup tajam. Dibanding hari-hari biasa kali ini peningkatannya cukup signifikan. Meski demikian kita tetap terapkan protokol kesehatan secara ketat,” ucapnya.

Pengawasan ini akan terus dilakukan oleh TPID untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi warga Kota Kediri dalam memenuhi kebutuhan mereka. (*)

Editor : Linda Kusuma
Gula Rendah Glikemik