Beranda Kesehatan Tiga Kali Pindah Tugas, Polwan di Blitar Tak Lelah Sosialisasikan Prokes

Tiga Kali Pindah Tugas, Polwan di Blitar Tak Lelah Sosialisasikan Prokes

BERBAGI
sosialisasi yang dilakukan di pasar tradisional oleh Anisa. (foto : ana alana)

AGTVnews.com – Pandemi Covid-19 hingga saat ini masih terjadi. Jumlah kasus tambahan baru terus terjadi. Di Kota Blitar juga tidak terkecuali, penambahan kasus baru Covid-19 terus terjadi.

Di balik upaya menekan penularan kasus Covid-19, seorang polisi wanita (Polwan) Polres Blitar Kota tanpa henti mensosialisasikan protokol kesehatan. Polwan tersebut bernama Bripka Annisa Saraswati.

Ibu muda yang kini bertugas di Unit Dikyasa Satlantas Polres Blitar Kota ini tanpa kenal lelah blusukan ke pasar tradisional, tempat nongkrong, dan lokasi lain yang sering terjadi kerumunan.

| simak video berita terkait:

Aksi sosialisasi yang dilakukan Annisa bukan hanya dilakukan sekali dua kali hanya demi formalitas saja. Polisi ini gencar memberi edukasi kepada masyarakat sejak Covid-19 melanda tahun 2020 lalu.

Bahkan meski Annisa sudah tiga kali pindah tugas edukasi itu tetap dilakukan.

| Baca Juga:  Kandang Puyuh Terbakar Pemilik Rugi Hingga 30 Juta Rupiah

Sosialisasi Dilakukan Sesuai Sasaran Edukasi

Saat awal pandemi Covid-19 Annisa masih bertugas di Polsek Kepanjen Kidul Kota Blitar. Sosialisasi yang dilakukannya adalah ke pasar-pasar tradisional. Tak jarang dia harus naik motor roda tiga, andong hingga becak, menyesuaikan sasaran sosialisasi.

Masih di Kota Blitar dia kemudian dia ditugaskan ke Polsek Sananwetan dan kini bertugas di Satlantas Polres Blitar Kota.

“Sosialisasi prokes memang sudah tugas kami. Jadi di manapun bertugas saya seperti punya kewajiban untuk terus mengajak masyarakat bersama-sama menekan penularan Covid-19 di Kota Blitar,” terang Annisa.

Kegiatan ini dilakukan Annisa setiap hari usai melaksanakan apel pagi. Kadang di malam hari dia juga harus rela kembali meninggalkan ketiga buah hatinya untuk memantau apakah masih ada warga yang berkerumun ataupun berkegiatan tanpa mematuhi prokes.

| Baca Juga:  Diajak Mabok, Wanita di Blitar Diperkosa Pria Setengah Abad

Tak jarang ia dibuat heran oleh warga masyarakat yang nekat berkerumun tanpa jarak di sebuah tempat meski bahaya penularan Covid-19 mengancam.

Seperti yang terjadi saat petugas gabungan melakukan patroli di bulan Ramadan lalu di pusat-pusat perbelanjaan di Kota Blitar. Meski kecewa, dia dengan sigap langsung masuk ke sebuah toko dan memberi himbauan agar tidak berkerumun. Namun masih dengan cara persuasif yang halus.

“Masya Allah, tolong antri. Keluar dulu masuknya gantian,” ucap Annisa melihat kerumunan pembeli di sebuah toko baju di Kota Blitar.

Ia berharap masyarakat tetap patuh prokes untuk menekan penularan Covid-19 sehingga pandemi segera berakhir. Dan masyarakat bisa beraktivitas secara normal. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma
Gula Rendah Glikemik