Beranda Peristiwa Timbulkan Kerumunan Kafe di Kediri Disanksi Denda Ratusan Ribu

Timbulkan Kerumunan Kafe di Kediri Disanksi Denda Ratusan Ribu

BERBAGI
pemilik kafe, Sujoko mengaku siap disanksi dan akan lebih memperketat prokes di kafenya. (foto : istimewa)

AGTVnews.com – Kafe SAP di Kelurahan Sukorame Kecamatan Mojoroto Kota Kediri mendapat sanksi denda akibat melanggar protokol kesehatan. Kafe tersebut dinilai memicu adanya kerumunan yang dianggap berpotensi menjadi penularan Covid-19.

Pemilik kafe, Sujoko Adi Purwanto membenarkan jika kafenya di denda oleh Satgas Covid-19 Kota Kediri. Dia juga mengaku didatangi oleh petugas Satpol PP untuk menghentikan kegiatan di kafe miliknya.

“Kemarin malam petugas Satpol PP datang ke kafe dan mengingatkan kegiatan yang ada di kafe saya. Sebetulnya kerumunan yang terjadi tidak keseluruhan, hanya ada di beberapa titik saja. Dan sebelum masuk, kita sudah minta kepada mereka untuk mencuci tangan dan diperiksa suhu tubuhnya,” jelas Joko.

| Baca Juga:  Manajer Persik Kediri Terjaring Operasi Yustisi Penegakan Perda Protokol Kesehatan

| simak video berita terkait:

Dikatakan Joko, pada saat kejadian kafe miliknya digunakan oleh Persik Mania. Kapasitas kafe sebanyak 678 kursi pengunjung dan saat digunakan itu, dirinya menutup kafe untuk pengunjung lainnya.

“Yang mengadakan acara adalah Persik Mania. Acara diadakan jam 15.00 wib hingga pukul 20.00 wib, ada sekitar 300 an orang. Memang ada acara live musik. Kita juga sudah ingatkan hal tersebut, namun persik mania menyebut jika kegiatan ini terbatas. Jika dilihat dari kapasitas kafe sudah sesuai yakni 50 persen kapasitas,” papar Joko.

Pada saat didatangi petugas, kondisi kafe sudah tutup namun masih ada beberapa pengunjung dari persik mania.

| Baca Juga:  Polres Kediri Kota Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Narkoba

“Kita diingatkan dan diminta untuk mematuhi protokol kesehatan. Kita juga disanksi sebesar Rp 500 ribu karena adanya kerumunan itu. Tapi ya gak papa, karena memang itu keteledoran dari kita dan menjadi pembelajaran juga,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Kediri Eko Lukmono membenarkan adanya pemberian sanksi berupa denda uang sebesar Rp 500 ribu. Denda tersebut dikirimkan kepada kas umum daerah Pemkot Kediri melalui rekening Bank Jatim.

“Kafe tidak ditutup, karena memang untuk kepentingan perekonomian masyarakat. Namun kita tetap menegakkan peraturan dan mengingatkan untuk selalu patuh dan tidak abai terhadap protkol kesehatan. Salah satunya dengan sanksi denda,” tutup Eko. (*)

Editor : Linda Kusuma
Gula Rendah Glikemik