Beranda Pemerintahan Capaian Vaksin Lansia di Blitar Rendah Pemkot Alihkan Untuk Masyarakat Umum

Capaian Vaksin Lansia di Blitar Rendah Pemkot Alihkan Untuk Masyarakat Umum

BERBAGI
vaksinasi di Kota Blitar mulai menyasar masyarakat umum. (foto : ana alana)

AGTVnews.com – Program vaksinasi Covid-19 di Kota Blitar mulai menyasar masyarakat umum. Masyarakat yang mendapatkan vaksin ini berkisar antara 18 hingga 49 tahun.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, Didik Jumianto mengatakan, pelaksanan vaksin dengan sasaran masyarakat rentan dan masyarakat umum ini untuk mengejar target vaksinasi Covid-19.

Sasarannya selain tenaga kesehatan, pelayanan publik, dan lansia juga masyarakat rentan dan masyarakat umum.

| simak video berita terkait:

“Saat ini stok vaksin Astrazeneca di Kota Blitar masih sekitar 5.000 dosis. Karena capaian vaksinasi untuk lansia masih rendah, akhirnya vaksin Astrazeneca dipakai untuk masyarakat rentan dan masyarakat umum,” ucapnya, Minggu (13/6/2021).

| Baca Juga:  Pemkot Kediri Dorong Pensiunan PNS Tetap Berkarya

Lokasi vaksinasi dilakukan di beberapa tempat diantaranya Puskesmas, Kantor Kecamatan, pasar tradisional, pabrik rokok, dan Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar.

“Awalnya banyak warga yang merasa takut dengan pemberian vaksin. Namun kami beri sosialisasi, kami beri pengertian bahwa sebelum divaksin akan dilakukan screening sehingga masyarakat mau divaksin. Sasarannya mulai dari abang becak di wisata di Makam Bung Karno, pekerja pabrik rokok dan pedagang,” imbuhnya.

Sementara itu, satu diantara penerima vaksin dari pabrik rokok Istana PT Pura Perkasa Jaya, Lilik Siswiati mengaku sempat grogi sebelum mengikuti vaksinasi Covid-19 di perusahaannya. Ia takut kalau terjadi apa-apa setelah disuntik vaksin. Tapi, setelah menjalani vaksinasi, Lilis mengaku lega karena kondisi tubuhnya tetap sehat.

| Baca Juga:  Vaksinasi di Jawa Timur Ditargetkan Tuntas Agustus

“Takut kenapa-kenapa jadi takut, tapi ternyata baik-baik saja,” ujar Lilis.

Vaksinasi ini akan terus dilakukan hingga targetnya terpenuhi. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma