Beranda Pemerintahan Muncul Klaster Bangkalan, Pemkab Kediri Siapkan Lockdown

Muncul Klaster Bangkalan, Pemkab Kediri Siapkan Lockdown

BERBAGI
bupati bahas rapat koordinasi terkait penerapan mikro lockdown di wilayahnya., (foto : linda kusuma )

AGTVnews.com – Klaster Bangkalan muncul di Kabupaten Kediri, kondisi ini diketahui setelah adanya 7 warga di Kecamatan Tarokan diketahui positif. Dari hasil tracing yang dilakukan, mereka terkonfirmasi positif setelah kedatangan tamu dari Bangkalan.

Mengantisipasi hal tersebut, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana segera mengambil langkah untuk menekan terjadinya peningkatan kasus positif Covid-19. Salah satunya yang dilakukan adalah lockdown wilayah secara mikro.

“Di Kabupaten Kediri memang ditemukan adanya klaster Bangkalan. Tujuh warga Kecamatan Tarokan diketahui positif setelah kedatangan tamu dari Bangkalan. Kita lakukan lockdown mikro di masing-masing wilayah,” ucapnya, Selasa (22/6/2021).

| simak video berita terkait:

Lockdown wilayah mikro ini cara efektif yang bisa dilakukan pemerintah. Masing-masing Kepala Camat harus pro aktif terhadap warganya. Termasuk kerjasama dan koordinasi antar 3 pilar.

| Baca Juga:  Puluhan Ribu Pekerja di Kediri Harap-harap Cemas BSU Pemerintah

” Kalau kita lakukan lockdown wilayah keseluruhan, ini tentunya akan sangat berat. Yang bisa kita lakukan adalah lockdown mikro. Kalau ada satu yang positif, berarti jalan itu yang akan kita tutup. Sementara wilayah lainnya masih bisa beraktifitas,” papar mas Bup.

Mas Bup meminta Camat untuk lebih aktif dan berani memutuskan untuk melakukan mikro lockdown atau tidak.

“Camat nanti yang memutuskan untuk lockdown atau tidak. Kemudian melapor ke Bupati untuk disetujui atau tidak,” tegasnya.

Bupati menyayangkan sikap warga yang saat ini mulai lengah dan tidak lagi menerapkan protokol kesehatan. “Mungkin karena sudah akrab dengan corona, jadi mereka abai. Ini yang harus diingatkan terus. Kepatuhan warga untuk memakai masker dan protokol kesehatan perlu ditingkatkan.

| Baca Juga:  Ratusan Warga Serbu Pasar Murah Pemkab Kediri

Meski sudah ada klaster Bangkalan, namun belum ditemukan adanya varian virus Covid Delta-D.
“Belum ada virus varian Delta D di Kabupaten Kediri, tapi kita tetap harus waspada. Jangan kendor protokol kesehatan.

Sementara itu, dimungkinkan ada 2 wilayah kecamatan di Kabupaten Kediri yang akan dilakukan mikro blockdown yakni di Kecamatan Pare dan Ngasem. Hal ini dilakukan karena di dua kecamatan tersebut menjadi pusat aktifitas di Kabupaten Kediri. (*)

Advetorial Dinas Kominfo Kabupaten Kediri