Beranda Hukum Kriminal Polisi Gerebek Industri Rumahan Senapan Angin Ilegal di Blitar

Polisi Gerebek Industri Rumahan Senapan Angin Ilegal di Blitar

BERBAGI
ratusan pucuk senjata angin rakitan yang diamankan petugas. (foto : ana alana)

AGTVnews.com – Polres Blitar Kota menggerebek industri rumahan perakitan dan penjualan senapan angin ilegal. Industri perakitan ini berada di Desa Pikatan Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar. Pemilik industri, W (41 tahun ) diamankan beserta 135 pucuk senapan angin.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan, tempat perakitan senapan angin tersebut sudah beroperasi sejak 6 tahun lalu. Jenis senapan yang dirakit diantaranya kaliber 4,5 mm, 5,5 mm, 6,35 mm, 8 mm dan 9 mm.

“Kami mengamankan pemilik yang saat ini berstatus tersangka dan sudah ditahan di Mapolres Blitar Kota,” ujar Yudhi, Kamis (3/6/2021).

| Baca Juga:  Empat Lokasi di Kota Blitar Ini Bakal Jadi Titik Tilang Elektronik

| simak video berita terkait:

Yudhi menjelaskan, dalam satu minggu perakitan tersebut bisa memproduksi dan menjual 5 senapan angin. Senapan angin ini dipasarkan melalui media sosial dengan harga antara Rp 1,1 juta hingga Rp 2,3 juta per pucuk senjata. Pembelinya rata-rata berasal dari pulau Sumatera dan Kalimantan.

“Dari satu pucuk senapan angin pelaku mendapatkan untung antara Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu,” jelasnya.

Atas perbuatannya, W diancam dengan Pasal 106 UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang pelaku usaha yang melakukan kegiatan usaha perdagangan tanpa izin di bidang perdagangan dengan ancaman hukuman 4 tahun. Kemudian, UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

| Baca Juga:  Laki-laki di Blitar Hanyut di Sungai Brantas Saat Cari Ikan

Pasca penggerebekan tersebut, Polres Blitar Kota masih terus mengembangkan kasus tersebut. Pasalnya industri rumahan perakitan senapan angin tersebut sudah berlangsung di Blitar selama bertahun-tahun. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma
Gula Rendah Glikemik