Beranda Hukum Kriminal Teman Gak Ada Akhlak, ATM Ditukar Kosong Duit Dikuras Habis

Teman Gak Ada Akhlak, ATM Ditukar Kosong Duit Dikuras Habis

BERBAGI
pelaku menipu temannya dengan menukar atm kosong. (foto : ana alana)

AGTVnews.com – Seorang sales di Blitar sungguh tak berakhlak., tega menguras habis tabungan milik temannya.  Wahyu Rian Irwansyah (27 tahun) tega menyikat  tabungan Rohmiati (49 tahun) sebanyak Rp 64 juta. Hal ini bisa dilakukan, karena eduanya merupakan teman akrab sesama sales.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setyawan mengatakan, modus yang dilakukan pelaku yakni menukar atm korban dengan atm kosong. Pelaku bisa dengan mudah mengambil uang diadalam atm tersebut karena sudah mengetahui nomor pin ATM korban.

“Keduanya ini sering bertransaksi di mesin ATM yang sama. Pada tanggal 27 April korban masuk ke ATM bersama pelaku karena akan mentransfer pelaku. Saat itu, rupanya pelaku menghafalkan nomor pin ATM korban,” ujar Kapolres, Jumat (11/6/2021).

| Baca Juga:  Waduh, Selama Pandemi Corona Tindak Kejahatan Konvensional di Blitar Meningkat

| simak video berita terkait:

Saat Wahyu datang ke rumah Rohmiati, kartu ATM tersebut kemudian ditukar. Saat korban akan mengambil uang ternyata ATM nya tidak bisa digunakan.

“Karena tidak bisa digunakan, korban akhirnya lapor ke customer service untuk minta cetak rekening koran tabungannya. Ternyata saldo tabungannya telah habis. Dan saat diperiksa ATM tersebut ternyata atas naman Wahyu,” paparnya.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke kepolisian. Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya pelaku diamankan.

“Selain lelaku, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti milik tersangka. Di antaranya dua keping ATM BRI dan satu keping ATM BCA. Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku mengambil uang beberapa kali di mesin ATM yang berbeda,”pungkasnya.

| Baca Juga:  Posting Ujaran Kebencian Operasi Yustisi, Pria di Blitar Diperiksa Polisi

Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 362 pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.(*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma