Beranda Viral Viral! Warga Jebol Pagar Suramadu Untuk Hindari Swab Petugas

Viral! Warga Jebol Pagar Suramadu Untuk Hindari Swab Petugas

BERBAGI
tangkap layar video pagar suramadu yang dijebol warga untuk menghindari swab antigen petugas.

AGTVnews.com – Jembatan Suramadu kembali viral, setelah sebelumnya terjadi penumpukan kendaraan di jembatan penghubung Surabaya dan Madura pada Minggu (6/6/2021). Pada hari ini kembali muncul video, warga yang menjebol pagar Suramadu demi menghindari swab tes yang dilakukan oleh petugas.

Aksi ini direkam oleh warga yang kebetulan berada di sekitar jembatan Suramadu. Terlihat mereka masuk melalui jalur bawah jembatan demi menghindari swab antigen yang dilakukan oleh petugas.

Secara berduyun-duyun sejumlah kendaraan terlihat memutar langsung di bawah jembatan. Mereka terlihat tergesa-gesa.

| simak video berita terkait:

Dalam dua hari terakhir, jembatan Suramadu dilakukan penyekatan oleh petugas. Hal ini dilakukan untuk mengatisipasi penyebara Covid-19. Dari data yang ada diketahui wilayah Kabupaten Bangkalan mengalami peningkatan untulk jumlah kasus positif Covid-19.

| Baca Juga:  Kasus Positif Covid Cukup Tinggi, Forkopimda Jatim Siapkan Antigen Massal di Bangkalan

Untuk itu dilakukan upaya antisipatif dengan dilakukan penyekatan. Bagi warga Madura yang akan masuk ke Surabaya dilakukan swab tes di tempat. Demikian juga bagi warga Surabaya yang dari Madura dan akan kembali harus mau di swab test.

Jika hasilnya positif maka akan langsung dibawa ke rumah sakit rujukan, namun jika hasilnya negatif, diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan.

Unggahan video aksi penjebolan ini ramai di sejumlah media sosial. Tidak sedikit warga yang juga membagikannya kedalam grup-grup whatsapp mereka.

Hari ini Forkopimda Jawa Timur juga telah menerjunkan ratusan personil untuk melakukan pemeriksaan di tempat dan juga penyekatan di sejumlah titik.

| Baca Juga:  Masuk wilayah Zona Hitam Blitar, Puluhan Pengendara Diswab Antigen Dadakan

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan ada penambahan 2 Peleton personil Sabhara untuk membantu pelaksanaan 3T di Bangkalan.

“Menambah 2 Peleton Sabhara untuk pelaksanaan 3T di wilayah Kabupaten Bangkalan, dan melakukan upaya penyekatan di 3 Kabupaten lainnya di Madura dan di Surabaya. Hal ini untuk mengurangi beban pemeriksaan di Jembatan Suramadu,” tambah Kombes Gatot.

Kombes Gatot juga mengatakan, tim dari Binmas dan Humas Polda Jatim, akan melakukan edukasi dan himbauan dengan bahasa lokal daerah sekitar.

Dengan upaya ini diharapkan tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Jawa Timur. (*)

Editor : Linda Kusuma 
Gula Rendah Glikemik