Beranda Viral Kenali Plat AG Daerah Mana Berikut 2 Huruf di Belakangnya

Kenali Plat AG Daerah Mana Berikut 2 Huruf di Belakangnya

BERBAGI
Palt nomor AG merupakan tanda nomor kendaraan dari eks Karisidenan Kediri. Ada 7 wilayah yang menggunakan Huruf AG di depannya. (foto : istimewa)

AGTVnews.com – Plat nomor kendaraan menjadi penanda asal daerah kendaraan tersebut. Di Indonesia masing-masing daerah akan memiliki Kode huruf tersendiri. Pembagian tanda huruf ini diatur oleh Kepolisian Daerah (Polda) masing-masing wilayah.

Kasatlantas Polres Kediri Kota, AKP Arpan mengatakan, huruf awal maupun 2 huruf di belakangnya pada plat nomor kendaraan dibagi oleh Polda berdasarkan wilayah eks karesiden. Di masing-masing daerah atau karesidenan tidak akan ada kode huruf yang sama.

“Pembagian kode huruf itu dilakukan oleh Polda dan berdasarkan wilayah karesidenannya. Biasanya kode huruf depan ada wilayah Karesidenan dan ada 2 huruf di belakang untuk menunjukkan kota atau kabupaten,” ucapnya Selasa (20/7/2021).

| simak video berita terkait:

Plat AG untuk Daerah Eks Karesidenan Kediri

Wilayah eks Karesidenan Kediri memiliki kode huruf AG di depan nomor polisi. Ada 7 wilayah di eks karesidenan Kediri yang memiliki plat nomor AG di depannya. Yakni Kota dan Kabupaten Kediri, Kota dan Kabupaten Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Nganjuk.

Masing-masing wilayah ini memiliki kode huruf tersendiri di belakang kode huruf AG yang menunjukkan wilayah mereka.

| Baca Juga:  Ragam Meme Perpanjangan PPKM, Lucu Sih Tapi Ngenes

Berikut daftar wilayah dari plat nomor AG :

1. Kota Kediri (AG diikuti huruf belakang A**/B*/C*)

2. Kabupaten Kediri (AG diikuti huruf belakang D**/E*/F*/G*/H*/J*)

3. Kota Blitar (AG diikuti huruf belakang P**/Q*)

4. Kabupaten Blitar (AG diikuti huruf belakang I*/K**/L*/M*)

5. Kabupaten Trenggalek (AG diikuti huruf belakang Y**/Z*)

6. Kabupaten Tulungagung (AG diikuti huruf belakang O*/R**/S*/T*)

7. Kabupaten Nganjuk (AG diikuti huruf belakang U*/V**/W*/X*)

Arpan mengatakan, kode huruf ini paten dan tidak akan berganti. Jika pemilik kendaraan semakin bertambah banyak maka bisa ditambahkan satu huruf lagi di dua belakang huruf penanda wilayah. Ini dilakukan sebagai pembeda.

“Kalau sudah full, nanti akan ditambahkan satu huruf lagi di belakang huruf wilayah. Seperti ini misalnya AG 1234 NNN. Berarti ini adalah kendaraan dari karesidenan Kediri untuk wilayah Kabupaten Blitar berjenis tiga huruf,” paparnya.

Sejarah Plat Nomor di Indonesia

Plat nomor kendaraan memiliki kode yang berfungsi untuk identifikasi. Ada dua jenis kode didalam plat nomor kendaraan yaitu kode angka dan kode huruf.

| Baca Juga:  Mengharukan, Pasangan Kekasih Ini Menikah di Rumah Sakit

Kode Angka, menunjukkan nomor registrasi kendaraan. Sementara kode huruf depan menunjukkan asal wilayah kendaraan. Untuk kode huruf belakang biasanya terdiri dari 2 yang secara berurutan menjelaskan tentang asal Kota atau Kabupaten kendaraan dan jenis kendaraan.

Penggunaan plat nomor di Indonesia diawali dari pulau Jawa saat pendudukan tentara Inggris. Pada tahun 1811, Batavia direbut sekutu dari Belanda. Saat itu ada 150 kapal perang yang dikirimkan ke Indonesia dengan pasukan sebanyak 15.600 tentara, terdiri dari 26 batalion. Masing-masing batalion diberi kode huruf A-Z.

Pada masa pendudukannya, Inggris menerapkan aturan berkendara. Yakni kendaraan diberi plakat huruf. Batavia atau Jakarta mendapat huruf B karena pasukan Inggris dari Batalion B. Surabaya berplakat huruf L, karena disana diduduki tentara Inggris dari batalion L. Demikian juga untuk wilayah lain.

Lima tahun kemudian, Belanda berhasil merebut kembali negara jajahannya. Tahun 1816 Belanda kembali menduduki tanah air dan aturan plakat nomor kendaraan ini tetap dilanjutkan.(*)

Editor: Linda Kusuma